Kunci Super Duper Sukses Di Pasar Saham

Diposting pada

Dibutuhkan tiga kunci yang harus kita punya agar mencapai kesuksesan besar di pasar saham, yaitu :

  1. Modal Uang
  2. Skill atau Kemampuan
  3. Usia Muda

Usia muda ini adalah hal yang paling mahal dari ketiga hal tersebut. Karena yang kita tahu, waktu itu tidak bisa dibeli. Banyak orang mengatakan time is money, bagi saya itu salah besar. Waktu bukanlah uang! Memang dengan waktu, kita bisa menghasilkan uang. Tapi apakah dengan uang kita bisa membeli waktu? Tentu saja tidak! Dengan total kekayaan Bill Gates yang senilai ribuan triliun rupiah, itu juga tetap tidak bisa membeli waktu satu detikpun! Artinya waktu itu sangat sangat mahal. Jika Anda masih usia muda, bersyukurlah. Waktu kita masih sangat panjang untuk mencapai kesuksesan. Tapi ingat jangan sia-siakan untuk hal yang tidak berguna. Manfaatkan usia muda Anda untuk sungguh-sungguh belajar sehingga lebih cepat sukses dan bisa menikmati gaya hidup yang Anda inginkan. Saya harap Anda setuju bahwa kunci terpenting dari ketiga hal di atas adalah USIA MUDA.

Oke. Sekarang kita masuk pada kunci kedua yang penting juga. Coba saya tanya, mana yang lebih penting Skill atau Uang? Jawabannya adalah Skill! Tanpa skill, uang malah cepat habisnya. Tanpa ilmu untuk mengelola uang tersebut, uang sebanyak apapun juga akan tetap habis! Tidak percaya? Saya akan memberikan Anda fakta sebanyak mungkin agar Anda benar-benar ingin fokus menguasai skill terlebih dahulu, tidak mencari modalnya dulu. Karena banyak sekali orang fokus untuk mempunyai modalnya dulu baru ingin berinvestasi, dan akhirnya malah bangkrut. Yang benar adalah fokus untuk membangun dan menguasai skill-nya terlebih dahulu.

Seorang warga New Jersey ini termasuk daftar orang yang sangat sukses dan paling beruntung. Ia adalah Evelyn Adams. Evelyn pernah memenangkan lotere dua kali berturut-turut pada tahun 1985 dan 1986. Jik ditotalkan, kekayaannya mencapai US$5,4 juta atau setara dengan Rp. 72 miliar. Evelyn begitu gigih mempertahankan status jutawannya, hingga akhirnya pada tahun 2001, dia menjadi bangkrut dan kembali miskin. Sebagian besar kekayaannya habis di mesin jakpot Atlantic City.

Jadi fokus Anda di awal haruslah investasi pendidikan untuk meningkatkan skill Anda. Setelah Anda bersungguh-sungguh mengusai skill ini, barulah memulai dengan modal yang kecil. Jika berhasil lagi, maka tingkatkan modal Anda dengan uang investor atau uang Anda sendiri. Seperti yang pernah dikatakan oleh salah satu developer properti Indonesia yang sangat sukses di Australia, pak Iwan Sunito. Ia pernah mengatakan “think big, start small”, berpikir besar dan memulainya dengan langkah kecil.

Jadi ingat:

  1. Usia muda adalah aset terpenting Anda! Semakin muda maka Anda memiliki kesempatan sukses yang semakin tinggi di pasar saham. Tidak ada yang namanya terlambat, waktu terbaik untuk memulai adalah SEKARANG.
  2. Selalu fokus dan menumbuhkan dan menguasai skill terlebih dahulu. Investasikan uang Anda dalam hal pendidikan seperti buku, seminar, atau mentoring dari orang yang sukses, sehingga Anda mengusai skill secara mendalam. Kesuksesan Anda akan sangat tinggi jika Anda memiliki mentor yang sudah sukses.
  3. Yang terakhir baru bicara uang. Mulailah dari yang kecil. Jangan nafsu dan menginvestasikan semua uang Anda di awal. Mulai dari yang kecil tapi pasti. Ingat! “tidak ada namanya kaya cepat!” sesuatu yang bersifat kaya cepat itu biasanya tidak bertahan lama dan bodong.

Sumber : Buku Anak Muda Miliarder Saham karya Andika Sutoro Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.